a.
Pengertian Pendekatan Sistem dan Jaringan
Kerja
Pendekatan sistem adalah bersifat
integratif, karena pendekatan ini berlandaskan
pada cara brerpikir logis dan sistematis
dalam memecahkan suatu masalah
organisasi
Pada dasarnya perencanaan kerja menggunakan
cara berpikir sistem atau
(pendekatan sistem) yang melihat pekerjaan
sebagai salah satu sub sistem dari
sistem organisasi secara keseluruhan.
b.
Penggunaan,
Keuntungan dan Tahapan-Tahapan Jaringan Kerja
Penggunaan jaringan kerja
terutama adalah untuk kegiatan proyek yang memerlukan jaringan kerja dan
analisis jaringan kerja yang terperinci. Adapun penggunaanya sebagai berikut :
1. Proyek-proyek
kompleks dengan multi kegiatan yang saling bergantung.
2. Proyek
besar yang banyak melibatkan orang, serta menggunakan sarana dan prasarana,
waktu dan dana dalam jumlah yang sangat besar pula.
3. Proyek yang memerlukan koordinasi antar departemen atau antar
pejabat.
4. Proyek yang memerlukan informasi padat atau kontiniu.
5. Proyek-proyek yang harus diselesaikan dalam waktu
yang tepat dan biaya yang
terbatas.
Sedangkan keuntungannya adalah :
1. Keharusan
menggambarkan logika ketergantungan dari setiap kegiatan dalam
jaringan
kerja, memaksa kita untuk merencankan suatu proyek secara lebih detail.
2. Dalam
jaringan kerja ditunjukan dengan jelas penyelesaian kegiatan yang kritis
dan
tidak kritis, sehingga memungkinkan pengaturan waktu, usaha, dan perhatian
tertentu secara lebih intensif.
3. Perencanaan Jarigan kerja sangat membantu dalam komunikasi.
4. Dengan prencanaan jaringan kerja dapat dimungkinkan pelaksanaan
proyek
secara lebih ekonomis, dan tidak ragu-ragu
dalam mendayagunakan berbagai
sumber yang dibutuhkan.
c.
Pengertian PERT
PERT adalah singkatan dari programme
evaluation and review technicue ( Teknik Pengevaluasian dan Peninjauan
kembali). PERT secara fundamental merupakan representasi diagramatik
sebagaimana suatu alat grafik bagi manajemen.
d.
Metode PERT
Metode PERT adalah salahsatu metode pengelolaan
yang merupakan alat bagi seorang pimpinan untuk menghasilkan suatu perencanaan
yang baik dan lengkap serta berfungsi, dalam melakukan pengawasan.
Ada dua elemen dasar PERT yakni kegiatan
(aktivity) dan peristiwa atau kejadian (event). Kegiatan merupakan bagian dari
proyek yang menggunakan waktu, tenaga, dana dan sumber lainnya. Peristiwa
adalah saat permulaan atau akhir dari tugas. Aktivitas dinyatakan dengan panah
sedangkan peristiwa dinyatakan
dengan lingkaran
atau persegi panjang
.
e.
Kegunaan
PER
Kegunaan PERT secara rinci
adalah sebagai berikut :
• Dengan adanya hubungan ketergantungan yang logis dari
masing-masing
kegiatan jaringan kerja, maka para manjer,
administrator
haruslah mengadakan perencanaan terinci
sebelum
suatu proyek dilaksanakan.
• Dengan adanya peristiwa
atau event yang menunjukkan
selesainya
suatu kegiatan yang diakibatkan oleh suatu atau
lebih
kegiatan.
• Pada jaringan kerja dapat digambarkan dengan jelas
kegiatan-kegiatan
yang mempunyai waktu pelaksanaan kritis
dan
kegiatan-kegiatan yang tidak kritis.
• Gambaran suatu jaringan kerja memberikan bantuan yang
sangat
penting dalam komunikasi.
• Jaringan kerja memberikan kesempatan untuk memilih
pelaksanaan
atau kegiattan lebih ekonomis dari segi
pembiayaan,
kepastian menggunakan sumber dan sebagainya.
f.
Lambang dan Istilah yang Digunakan dalam PERT
- Suatu
peristiwa dapat sebagai titik permulaan dalam proses kegiatan atau titik kaget.
- Tidak
menghabiskan waktu
- Tidak
menggunakan sumber baik tenaga, fasilitas dan dana.
- Setiap
event atau peristiwa dalam suatu jaringan kerja digambarkan dalam bentuk
lingkaran kecil atau persegi.
Menyatakan
suatu peristiwa yang sudah terjadi
- dan
seterusnya = lingkaran kecil bernomor. Lambang ini menunjukkan bahwa dalam
setiap peristiwa dalam suatu jaringan kerja diberi nomor.
-
= anak panah atau arrow pada gambar ini
menyatakan suatu aktivitas atau kegiatan.
Ciri – ciri dari suatu aktivitas adalah
sebagai berikut :
- Memerlukan
jangka waktu dalam pelaksanaannya
- memerlukan
penggunaan sumber-sumber tenaga,fasilitas, bahan dan dana dalam pelaksanaannya.
- dalam
jaringan kerja selalu ditunjukan dengan anak panah yang menunjukkan jaringan
antara peristiwa dengan peristiwa lainnya.
- dapat
berdiri sendiri, bahwa setiap anak panah menyatakan satu pelaksanaan sebagai
bagian dari seluruh kegiatan dalam suatu proyek.
- suatu
kegiatan dapat meliputi persiapan, penyediaan berbagai sarana, pengadaan
percobaan, pelaksanaan dan seterusnya.
g.
Langkah-langkah
dalam menggambarkan PERT
A. Pikirkan
dan tuliskan semua peristiwa yang ada dan akan terjadi. Peristiwa-peristiwa yang
tidak begitu penting dapat dihilangkan. Sesudah itu satukan peristiwa yang
secara logis dapat digabungkan.
B. Tempatkan
peristiwa-peristiwa tersebut dalam suatu urutan yang logis, kemudian
beri
nomor secara berurutan menurut waktu terjadinya.
C. Buatlah
daftar peristiwa tersebut secara serial, mulai dengan peristiwa akhir dan berakhir
pada peristiwa awal (1) yang merupakan permulaan proyek.
D. Tunjukkan
peristiwa yang mendahului setiap peristiwa dan letakkan dalam suatu
daftar.
Referensi :
Referensi :
Mukhneri.
2008. Manajmen Sistem. Jakarta : BPJM FIP UNJ
Rochaety Eti dan
Pontjoroni Rahayuningsih Prima Gusti Yanti. Sistem Informasi Manajemen
Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar