Jumat, 27 Maret 2015

Pendekatan Sistem


a.     Pengertian Pendekatan Sistem dan Jaringan Kerja     
     Pendekatan sistem adalah bersifat integratif, karena pendekatan ini berlandaskan
     pada cara brerpikir logis dan sistematis dalam memecahkan suatu masalah
      organisasi
     Pada dasarnya perencanaan kerja menggunakan cara berpikir sistem atau
     (pendekatan sistem) yang melihat pekerjaan sebagai salah satu sub sistem dari
      sistem organisasi secara keseluruhan.
b.    Penggunaan, Keuntungan dan Tahapan-Tahapan Jaringan Kerja  
Penggunaan jaringan kerja terutama adalah untuk kegiatan proyek yang memerlukan jaringan kerja dan analisis jaringan kerja yang terperinci. Adapun penggunaanya sebagai berikut :
1.    Proyek-proyek kompleks dengan multi kegiatan yang saling bergantung.
2.    Proyek besar yang banyak melibatkan orang, serta menggunakan sarana dan prasarana, waktu dan dana dalam jumlah yang sangat besar pula.
3.   Proyek yang memerlukan koordinasi antar departemen atau antar pejabat.
4.   Proyek yang memerlukan informasi padat atau kontiniu.
5.  Proyek-proyek yang harus diselesaikan dalam waktu yang tepat dan biaya yang
      terbatas.
 Sedangkan keuntungannya adalah :
1.    Keharusan menggambarkan logika ketergantungan dari setiap kegiatan dalam
jaringan kerja, memaksa kita untuk merencankan suatu proyek secara lebih detail.
2.    Dalam jaringan kerja ditunjukan dengan jelas penyelesaian kegiatan yang kritis
dan tidak kritis, sehingga memungkinkan pengaturan waktu, usaha, dan perhatian tertentu secara lebih intensif.
3.   Perencanaan Jarigan kerja sangat membantu dalam komunikasi.
4.   Dengan prencanaan jaringan kerja dapat dimungkinkan pelaksanaan proyek
      secara lebih ekonomis, dan tidak ragu-ragu dalam mendayagunakan berbagai
 sumber yang dibutuhkan.
c.     Pengertian PERT
PERT adalah singkatan dari programme evaluation and review technicue ( Teknik Pengevaluasian dan Peninjauan kembali). PERT secara fundamental merupakan representasi diagramatik sebagaimana suatu alat grafik bagi manajemen.
d.     Metode PERT
 Metode PERT adalah salahsatu metode pengelolaan yang merupakan alat bagi seorang pimpinan untuk menghasilkan suatu perencanaan yang baik dan lengkap serta berfungsi, dalam melakukan pengawasan.
 Ada dua elemen dasar PERT yakni kegiatan (aktivity) dan peristiwa atau kejadian (event). Kegiatan merupakan bagian dari proyek yang menggunakan waktu, tenaga, dana dan sumber lainnya. Peristiwa adalah saat permulaan atau akhir dari tugas. Aktivitas dinyatakan dengan panah sedangkan peristiwa dinyatakan dengan lingkaran   atau persegi panjang  .
e.    Kegunaan PER
Kegunaan PERT secara rinci adalah sebagai berikut :
     Dengan adanya hubungan ketergantungan yang logis dari 
      masing-masing kegiatan jaringan kerja, maka para manjer, 
      administrator haruslah mengadakan perencanaan terinci
      sebelum suatu proyek dilaksanakan.
     Dengan adanya peristiwa  atau event yang menunjukkan
      selesainya suatu kegiatan yang diakibatkan oleh suatu atau
      lebih kegiatan.
     Pada jaringan kerja dapat digambarkan dengan jelas
      kegiatan-kegiatan yang mempunyai waktu pelaksanaan kritis
      dan kegiatan-kegiatan yang tidak kritis.
     Gambaran suatu jaringan kerja memberikan bantuan yang
      sangat penting dalam komunikasi.
     Jaringan kerja memberikan kesempatan untuk memilih
      pelaksanaan atau kegiattan lebih ekonomis dari segi
      pembiayaan, kepastian menggunakan sumber dan sebagainya.
f.      Lambang dan Istilah yang Digunakan dalam PERT
 = lingkaran kecil = node, lingkaran kecil menunjukan suatu peristiwa atau kejadian. Ciri kas atau peristiwa atau keadian adalah sebagai berikut :
-       Suatu peristiwa dapat sebagai titik permulaan dalam proses kegiatan atau titik kaget.
-       Tidak menghabiskan waktu
-       Tidak menggunakan sumber baik tenaga, fasilitas dan dana.
-       Setiap event atau peristiwa dalam suatu jaringan kerja digambarkan dalam bentuk lingkaran kecil atau persegi.
Menyatakan suatu peristiwa yang sudah terjadi
-       dan seterusnya = lingkaran kecil bernomor. Lambang ini menunjukkan bahwa dalam setiap peristiwa dalam suatu jaringan kerja diberi nomor.
-       =  anak panah atau arrow pada gambar ini menyatakan suatu aktivitas atau kegiatan.
      Ciri – ciri dari suatu aktivitas adalah sebagai berikut :
-       Memerlukan jangka waktu dalam pelaksanaannya
-       memerlukan penggunaan sumber-sumber tenaga,fasilitas, bahan dan dana dalam pelaksanaannya.
-       dalam jaringan kerja selalu ditunjukan dengan anak panah yang menunjukkan jaringan antara peristiwa dengan peristiwa lainnya.
-       dapat berdiri sendiri, bahwa setiap anak panah menyatakan satu pelaksanaan sebagai bagian dari seluruh kegiatan dalam suatu proyek.
-       suatu kegiatan dapat meliputi persiapan, penyediaan berbagai sarana, pengadaan percobaan, pelaksanaan dan seterusnya.
g.    Langkah-langkah dalam menggambarkan PERT
A.   Pikirkan dan tuliskan semua peristiwa yang ada dan akan terjadi. Peristiwa-peristiwa yang tidak begitu penting dapat dihilangkan. Sesudah itu satukan peristiwa yang secara logis dapat digabungkan.
B.   Tempatkan peristiwa-peristiwa tersebut dalam suatu urutan yang logis, kemudian
beri nomor secara berurutan menurut waktu terjadinya.
C.   Buatlah daftar peristiwa tersebut secara serial, mulai dengan peristiwa akhir dan berakhir pada peristiwa awal (1) yang merupakan permulaan proyek.
D.   Tunjukkan peristiwa yang mendahului setiap peristiwa dan letakkan dalam suatu
daftar.

Referensi :

Mukhneri. 2008. Manajmen Sistem. Jakarta : BPJM FIP UNJ
Rochaety Eti dan Pontjoroni Rahayuningsih Prima Gusti Yanti. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar